Showing posts with label Computers. Show all posts
Showing posts with label Computers. Show all posts

Thursday, 9 June 2011

Dell XPS 15z, Diklaim Paling Tipis di Kelasnya


Dell hari ini memperkenalkan laptop XPS 15z, laptop 15 inci tertipis berdasarkan Dell Internal Analys tahun 2011. XPS 15z adalah yang pertama seri pertama dari rangkaian seri tipis dari keluarga Inspiron dan XPS yang akan diluncurkan Dell.Willy Hendrajudo, Marketing Manager Dell mengatakan, produk ini memberikan semua fitur yang harus dimiliki dari prosesor generasi terbaru Intel Core terbaru untuk performa handal hingga layar full HD yang menghasilkan tampilan 50 persen lebih cerah daripada tampilan standar.
"XPS 15z merupakan kilasan awal menuju seri baru yang memukau secara visual dan memiliki sitem yang sangat canggih. Seri ini akan diluncurkan kepada konsumen kami serta menambah fortpolio produk untuk small-to-medium business," jelas Willy dalam keterangan pers di Foodism FX Plaza, Jakarta, Rabu (8/6/2011).
XPS 15z menggunakan prosesor generasi kedua Intel Core i7 dengan display WLED 15,6 inci yang memiliki full HD (mencapai 2 kali lipat resolusi HD standar), NVIDIA grafis dengan kapabilitas 3D TV, built-in WiFi, Bluetooth 3.0, USB 3.0 dan backlit keyboard. Kartu grafisnya dari NVidia dengan teknologi Optimus yang memungkinkan grafis berpindah secara otomatis ke grafis terintegrasi dan hemat energi dengan beban kerja yang dikurangi.
Hal ini membantu baterai bertahan lebih lama dalam penerbangan antarbenua dan maraton menonton film. Sebagai tambahan, XPS 15z juga menawarkan penyimpanan hard drive yang cukup luas dan slot-loading DVD RW Drive untuk menonton film atau bening musik ke CD. Tampilan full HD (1080P) memberikan kualitas HDTV ke layar laptop.
Dengan harga 1.700 dollar AS, laptop ini juga memiliki kapasitas 8 GB memori DDR3 1333Mhz, Fast 7200 RPM dengan penyimpanan hard disk sebesar 750 GB, ketahanan baterai hingga 8 jam dengan baterai 8-cell, USB 3.0 (2), USB/Esata dengan Powershare, HDMI 1.4, Mini Display-Port, Gigabit Ethernet dan penghubung radio, built-in 9-in-1 media card reader, built-in 1.3 MP HD webcam dengan dual array digital microphone dan stereo speaker.
Produk ini telah tersedia mulai hari ini di dealer resmi Dell juga pada Festival Komputer Indonesia (FKI) untuk mendapatkan penawaran khusus.

Sumber:kompas.com
Read more »

Sunday, 5 June 2011

MSI GTX 580 Lighning Extreme Edition, Kaya Akan Feature


Hingga Q1 2011 ini, NVIDIA masih memiliki GeForce GTX 580 sebagai seri tertinggi dari jajaran graphics card DX 11 dengan single GPU di dalamnya. Graphics card ini memiliki kapasitas memori sebesar 1,5 GB berjenis DDR5.  Kejutan hadir dari MSI, sebagai salah satu pemain utama mainboard dan graphics card di dunia. khususnya di Indonesia. Pada ajang Computex 2011 ini, MSI memperkenalkan jagoan baru mereka untuk produk graphics card yang datang dari kubu NVIDIA. MSI saat ini memiliki GeForce GTX 580 Lightning Extreme Edition. Dari namanya tentu sudah dapat terbayang performa yang dimilikinya.
Ya, tidak tanggung-tanggung MSI menaikkan kapasitas memori graphics card ini menjadi 2x lipat dari spesifikasi reference, yaitu 3 GB. Lalu apa kelebihan lainnya?
MSI GTX 580 Lightning Extreme Edition tak ketinggalan hadir dengan sistem pendingin terbaru dari MSI, TwinFrozr III yang memiliki performa lebih efektif dibanding TwinFrozr II. Sedikit berbeda dari TwinFrozr III yang ada pada varian graphics card lainnya, pada MSI GTX 580 Lightning Extreme Edition kipas yang berwarna biru ini akan berputar berlawanan arah selama beberapa detik setiap kali PC dinyalakan. Hal ini berguna untuk membuang kotoran seperti debu secara otomatis yang menempel pada kipas.

Tidak hanya sampai di situ, kipas biru pada MSI GTX 580 Lightning Extreme Edition ini ternyata dapat berubah warna menjadi putih jika suhu yang dihasilkan melebihi 45° C. Selain itu, graphics card ini juga dilengkapi dengan feature Triple Temp Monitor yang dapat memantau suhu pada GPU, memory, dan juga mosfet melalui aplikasi MSI Afterburner.

Sumber:chip.co.id
Read more »

Wednesday, 1 June 2011

Motherboard Berstandar Militer ala MSI


Bersamaan dengan digelarnya pameran komputer Computex Taipei 2011, Micro-Star International (MSI) memperkenalkan komponen dengan material berstandar militer Military Class II untuk motherboard komputer. MSI bahkan sudah mempersiapkan teknologi Military Class III untuk komponen motherboard masa depan.Komponen Military Class II ini merupakan pengembangan dari Military Class I, di mana generasi terbaru itu menggunakan tiga fitur anyar untuk komponen dalam motherboard. Fitur Super Ferrite Choke (SFC), misalnya, berfungsi mendongkrak efisiensi daya hingga 10 persen pada komponen dan justru menambah kapasitas tenaganya sebesar 30 persen.
Adapun fitur Hi-c CAP dan Solid CAP memperpanjang usia penggunaan dan stabilitas kerja dari komponen tersebut. Sebagaimana generasi sebelumnya, keluarga kedua Military Class ini juga lolos uji materi berstandar MIL-STD-810G ala militer Amerika Serikat, antara lain tes kelembaban, tekanan rendah, temperatur tinggi dan rendah, hingga uji ketahanan terhadap getaran.
Setidaknya ada tiga seri motherboard berteknologi Military Class II yang dipertontonkan MSI pada pameran kali ini, yakni MSI Z68A-GD80 (G3), MSI Z68A-GD55 (B3), dan Z6MA-ED55 (B3). Adapun MSI X79A-GD65 dengan Military Class III untuk prosesor yang akan datang.
Semua seri motherboard tersebut dilengkapi dengan tombol OC Genie II untuk overclocking kinerja mainboard dengan cara mendeteksi otomatis perangkat keras yang terpasang pada mainboard. Sekali tombol ini dipencet, sistem akan bekerja lebih keras dalam hitungan detik. Terdapat pula perangkat lunak Instant OC yang dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi overclock secara manual melalui layar PC.

Sumber:kompas.com
Read more »

MSI X460, Tipis Badannya, tapi Gede Kekuatannya


Taipei, -Dua komputer notebook ultraportable seri X dari Micro-Star International (MSI) dipamerkan di pameran komputer Computex Taipei 2011. MSI X370 dan X460 merupakan dua keluarga terbaru laptop supertipis seri X-Slim dengan layar berteknologi high-definition.MSI X370 yang diluncurkan pada Maret lalu merupakan komputer notebook berlayar 13 inci dengan platform accelerated processing unit (APU). Perangkat ini menggunakan prosesor AMD dual core E350 yang dilengkapi cip AMD Radeon HD 6310. Notebook dengan ketebalan kurang dari 1 inci ini memiliki berat 1,4 kg.
Adapun MSI X460 menggunakan prosesor Intel Core i7-2630QM (Sandy Bridge), Nvidia GeForce 540M GT GPU, dan memori DDR3 1 GB. Perangkat ini juga didukung layar LED 14 inci dengan teknologi resolusi 1080p (16:9) dan HDMI output untuk koneksi ke HDTV. Dalam hal tata suara, laptop tersebut didukung dengan sistem 5.1 surround THX TruStudio Pro yang memungkinkan untuk menikmati tontonan ala bioskop.
Selain memiliki tenaga kuat untuk bekerja berat, laptop ini juga didukung kekuatan baterai hingga lebih dari delapan jam. Untuk urusan transfer data, disertakan pula konektor USB 3.0 yang dapat memindah data hingga 4,8 Gbps atau 10 kali lebih cepat dibanding generasi USB 2.0.
Sebagaimana produk laptop lain keluaran MSI, kedua notebook di atas dilengkapi pula dengan perangkat lunak unik, seperti pengenalan wajah untuk perlindungan data (Easy Face biometric), manajemen konsumsi baterai (Eco Engine), dan pengisian suplai daya melalui USB (MSI-Charger). Belum ada keterangan harga untuk MSI X460. Adapun MSI X370 dibanderol pada kisaran harga 500-600 dollar AS.

Sumber:kompas.com
Read more »

MSI Twin Frozr III, Makin Sempurna


Setelah sukses dengan pendingin kartu grafis mereka yaitu Twin Frozr II, MSI kini menghadirkan generasi ketiga dari pendingin kartu grafis hasil desain khusus mereka tersebut. Sejumlah perubahan telah dilakukan oleh MSI untuk membuat pendingin tersebut menjadi semakin sempurna.MSI telah melakukan sejumlah perubahan pada pending kartu grafis mereka itu. Yang pertama adalah tampilan. Pendingin Twin Frozr III ini kini memiliki penampilan fisik yang lebih besar dan kekar. Pelindung kipas berbahan aluminium yang digunakan juga lebih besar dan memberikan kesan lebih kekar. Kipas yang digunakan juga mengalami sedikit perubahan pada bentuk bilah-bilahnya.
Mengenai fiturnya, MSI telah menambahkan beberapa feature untuk menunjang kinerja pendingin Twin Frozr III ini. Salah satunya adalah Dust Removal System. Dust Removal System ini berfungsi untuk menghilangkan debu yang menempel pada bilah-bilah kipas. Sistem ini akan bekerja saat komputer pertama kali dihidupkan dengan memutar kipas berlawanan arah selama 30 detik. Dengan memutar kipas secara terbalik, debu- debu yang menempel akan terlepas ke bawah.

Sumber: infokomputer.com
Read more »

Kategori Baru Bernama "Ultrabook"


Sejak dikembangkan beberapa dekade lalu, bentuk komputer telah mengalami evolusi beberapa kali. Desktop dan notebook mungkin yang paling dikenal. Belakangan muncul netbook, notebook ultraportable, all in one PC, dan terakhir Apple memperkenalkan tablet sebagai kategori baru yang makin populer.
Tak berhenti di situ, Intel pun coba menciptakan kategori baru bernama ultrabook. Sebutan ultrabook disampaikan Intel di ajang Computex 2011 di Taipei, Taiwan, yang digelar 31 Mei hingga 4 Juni 2011. Ultrabook merupakan sejenis notebook yang ringan, tetapi tetap dibekali kemampuan kinerja tinggi dan punya fitur seperti tablet. Harganya di bawah 1000 dollar AS.
"Bakal akan ada sedikit kebingungan jika Anda melihat bentuknya. Saat Anda membukanya yang terlihat adalah PC, tapi jika dibawa, tinggal tutup saja dan tiba-tiba menjadi tablet. Apakah ini PC, tablet, saya kira bukan tak perlu diperdebatkan," kata Mooly Eden, Vice President Intel, di Taipei, Selasa (31/5/2011).
Produk pertama yang akan dirilis ke pasar sebagai kategori ultrabook adalah buatan Asus dengan seri UX. Produk ini akan keluar ke pasar mulai musim liburan Natal dan Tahun Baru mendatang.
Tom Killroy, Senior Vice President Intel, mengatakan, ultrabook diciptakan sebagai perangkat untuk menyediakan respons sangat cepat. Perangkat tersebut dirancang selalu aktif, terus terhubung, dan lebih responsif, mirip dengan tablet yang banyak beredar saat ini, seperti iPad dan berbagai perangkat berbasis Android. Ia mengatakan, ultrabook bahkan diperkirakan akan mendominasi pasar laptop hingga 40 persen pada akhir 2011 ini.

Sumber: reuters
Read more »

Tuesday, 31 May 2011

Kembali ke Index Topik Pilihan Computex 2011 MSI GT780, Notebook "Gaming" dengan Suara Nyaring

MSI memperkenalkan beberapa produk notebook terbarunya pada ajang Computex 2011. Salah satu diantaranya adalah MSI GT780 yang memiliki sistem tata suara yang menjanjikan.
Sebagai varian tertinggi di kelas notebook gaming MSI, GT780 menghadirkan sesuatu yang sangat menarik jika dibandingkan dengan notebook gaming lainnya, terutama dari sisi audio.
MSI GT780 menggunakan sistem tata suara Dynaudio dan THX TruStudio Pro yang mampu menghadirkan keluaran suara yang bertenaga dan lebih detail dibandingkan notebook lain. Sistem suara ini juga digabungkan dengan layar 17 inci full HD sehingga MSI GT780 ini akan memberikan pengalaman multimedia dan gaming yang sangat menyenangkan.
Spesifikasi yang dimiliki oleh MSI GT780 ini juga terbilang tinggi. Notebook gaming ini dibekali dengan prosesor Core i7 terbaru berbasis Sandy Bridge, memori yang mampu menampung hingga 16GB, dua buah hardisk berkapasitas masing-masing 500GB yang mendukung konfigurasi RAID, dan sebuah kartu grafis dedicated Nvidia GeForce GTX 560M.
Untuk notebook ini, MSI juga menggunakan keyboard dari SteelSeries, sebuah produsen yang membuat produk-produk gaming. Keyboard ini berukuran penuh dan memiliki keypad numerik. Untuk membuatnya garang, keyboard ini juga memiliki backlight yang dapat diubah-ubah warnanya.
MSI GT780 ini diperkirakan akan dilempar ke pasaran sekitar bulan Juni atau Juli 2011. Mengenai harganya, pihak MSI belum mau menyebutkan angkanya, namun kabarnya harga yang ditawarkan akan mampu bersaing dengan notebook gaming lainnya.

Sumber:kompas.com
Read more »

Saturday, 28 May 2011

Server Anyar ASUS - ASUS Server RS724Q-E6/RS12

Produk terakhir ditujukan ASUS bagi pelanggan enterprise, yakni server flagship RS724Q-E6/RS12 yang berbasis prosesor Intel 5500/5600 6-core dan 4-core.
Memanfaatkan kemampuan prosesor seri Intel 5500/5600, RS724Q-E6/RS12 dilengkapi 4 node hot-pluggable tersendiri dalam bentuk server chassis 2U. Tiap node mendukung penggunaan CPU 6-core dan 4-core. Masih ditambah ketersediaan 12 slot DIMM yang mendukung memori hingga 96GB.
Kesemuanya menghadirkan komputasi kinerja tinggi empat node dengan bentuk server 2U yang ringkas, dengan kemampuan komputasi total 48 core dan ketersediaan 48 slot DIMM.
RS724Q-E6/RS12 juga didukung power supply 1.600W 80Plus Platinum ganda untuk konfigurasi power supply redundant yang efisien, dengan power efficiency rata-rata 88% (under load) dan fitur Automatic load balancing.
Onboard InfiniBand QDR (40Gb/s) dengan port QFSP membuat RS724Q-E6/RS12 sangat cocok digunakan sebagai HPC yang membutuhkan kecepatan transfer dan low latency terbaik.
Untuk kemudahan maintenance, server ini menyediakan fitur hot swap untuk hard drive, fan, dan power supply, juga node yang hot-pluggable, memudahkan proses service dan penggantian tanpa mengharuskan server offline.
RS724Q-E6/RS12 mendukung penggunaan upgrade kit ASUS PIKE (opsional) dengan menggunakan PIKE riser atau PIKE card combo untuk menambahkan dukungan SAS 2.0 port.
Perangkat tambahan ASMB4-iKVM upgrade kit dilengkapi online graphical user interface, memungkinkan fungsi remote control yang seutuhnya pada server ini. Software ASUS ASWM memudahkan implementasi dan pengelolaan dengan antarmuka yang user friendly.

Sumber: http://www.infokomputer.com

Read more »

ASUS kartu grafis GTX 560 DirectCU II TOP

Produk terbaru kedua ASUS ialah kartu grafis GTX 560 DirectCU II TOP berbasis NVIDIA GTX 560.
ASUS GTX 560 DirectCU II TOP telah di-overclock menjadi 925MHz serta dilengkapi memori 1GB GDDR5. Para overclocker yang ingin memaksimalkan kartu grafisnya juga dapat memanfaatkan utilitas eksklusif Voltage Tweak untuk meningkatkan kinerja hingga 50% lebih cepat. ASUS memang merancangnya bagi kepuasan pengalaman bermain game yang menakjubkan.
Kartu grafis ini dikombinasikan dengan fitur-fitur eksklusif, seperti solusi pendingin DirectCU II dan teknologi Super Alloy Power.
DirectCU II menggunakan kipas ganda dan heatpipe dari tembaga yang bersentuhan langsung dengan GPU, memungkinkan GTX 560 DirectCU II TOP memindahkan panas 20% lebih efisien, untuk kemudian dilepaskan dengan bantuan dua kipas berukuran besar untuk proses pendinginannya.
Desain penggunaan kipas ganda yang efisien menghasilkan aliran udara dua kali lebih banyak dibandingkan desain yang menggunakan kipas tunggal. Desain ini secara efektif melepaskan panas yang dihasilkan, memastikan kartu grafis tetap dingin dan hening.
Tak hanya itu, terdapat pula Super Alloy Power yang terbuat dari campuran logam dengan formulasi khusus untuk meningkatkan efisiensi daya. Teknologi ini memungkinkan peningkatan kinerja sebanyak 15% sekaligus mengurangi suhu operasional hingga 35°C. Walhasil, usia teknis kartu grafis ini lebih awet hingga 2,5 kali lipat.

Sumber: http://www.infokomputer.com

Read more »

Motherboard P8Z68 Series ASUS

Menjelang akhir bulan Mei ini, ASUS memperkenalkan sejumlah produk baru. Bukan hanya untuk konsumen end-user, pabrikan asal Taiwan ini juga melayani pelanggan kelas enterprise.
Produk pertama adalah motherboard. Tak tanggung-tanggung, ASUS meluncurkan dua model anyar sekaligus, yaitu P8Z68 Series dan ROG Maximus IV GENE-Z.
Semua motherboard ASUS P8Z68 Series dan ROG Maximus IV GENE-Z memiliki fitur menakjubkan yang memaksimalkan kinerja dari teknologi prosesor Sandy Bridge. Keduanya maju dengan beragam inovasi dan fitur baru yang lebih lengkap pada platform Z68, namun tetap mempertahankan kinerja andalnya.
Beberapa fitur baru tersebut antara lain implementasi switchable graphic universal LucidLogix Virtu dan Intel Smart Response Technology.
Teknologi LucidLogix Virtu tergabung dengan kemampuan Intel Quick Sync Video sehingga mempercepat transcoding video 3 kali lebih cepat dan performa ekstrem dari kartu grafis NVIDIA dan AMD terbaru. Sementara itu, Intel Smart Response Technology dapat mempercepat kinerja hard drive dan mengurangi konsumsi energi.
Motherboard anyar ASUS ini juga menghadirkan teknologi eksklusif DIGI+ VRM untuk meningkatkan respon dan tuning sistem yang lebih presisi. Terdapat pula UEFI BIOS dari ASUS yang menyediakan input mouse dan BIOS graphical user interface.

sumber: http://www.infokomputer.com
Read more »

Friday, 27 May 2011

Overclock Komputer.

Kata overclock mungkin menjadi bahasa asing bagi seorang pemula yang tertarik dibidang hardware. Tetapi bagi mereka yang sudah mahir dibidang hardwawe, kata tersebut merupakan sebuah kata baku dan digunakan dalam kehidupan sehari hari.

Bahasa overclock disusun dari dua kata yaitu over dan clock yang artinya melakukan setup mainboard clock bagi processor maupun sebuah VGA. Kata overclock disamakan dengan membuat computer lebih cepat.

Entah kapan dimulai para hobbiest melakukan overclock. Diperkirakan overclock sudah dimulai pada tahun 1985. Kalau tidak salah, computer pertama yang dijual yaitu jenis PC XT dengan processor tipe Intel (8088) dan dibuat lebih cepat bekerja dengan procesor dari NEC V20. Maklum kecepatan pada computer PC XT dahulu luar biasa lambatnya. Jangankan kata sistem Linux atau Windows. Yang kita kenal saat itu hanyalah PC-DOS IBM sebagai sistem operasi sebuah computer. Sedangkan DOS hanya berbentuk disket sudah dapat dijadikan storage pada computer termasuk sistem operasi. Pada tahun itu tidak banyak orang mengenal tentang harddisk ataupun memory seperti jenis. Hardware masih sangat mahal dan sederhana. Bahkan tidak pernah terdengar kata Giga seperti sekarang ini. Memory masih dalam hitungan Kilo Byte, harddisk pertama berukuran sangat besar dengan daya tampung beberapa puluh MB.

Overclock mulai dilakukan ketika processor 486 DX dan Pentium Klasik pertama. Tetapi memacu processor hanya dapat dilakukan dengan jumper pada mainboard. Misalnya Pentium 166Mhz dijumper menjadi kecepatan 200Mhz atau lebih, sedikit sekali perbedaan antara 166Mhz dan 200Mhz. Tetapi cukup lumayan untuk kecepatan di era Pentium tersebut.

Ramainya overclocker dimulai pada 1997 ketika Intel mengeluarkan processor jenis Celeron berkecepatan 300Mhz dengan jenis slot 1 dan ramai ramai dipacu menjadi 450Mhz. Saat itulah muncul para overclocker yang mulai memacu processor sampai batas terakhir.

Perusahaan Taiwan saat itu sudah menguasai dibidang hardware membuat mainboard dengan option yang dapat disetup oleh pemakai. Munculnya Abit dengan mainboard untuk setup via BIOS dan mainboard jumperless. Abit pertama mengumumkan mainboard dengan jumper minimal (jumperless) dan pemakai dapat melakukan setup pada BIOS untuk kecepatan processor. Sistem Jumperless membuat overclocker tidak perlu repot mencabut pasang jumper untuk memindahkan kecepatan processor. Melainkan disetup seperti teknologi sekarang ini melalui layar computer atau setup BIOS

Apakah sebenarnnya tujuan overclock.

Tujuan utama melakukan overclock adalah memacu sebuah processor VGA dan CPU agar lebih cepat bekerja. Kata lain, kecepatan standard dirubah menjadi kecepatan diatas standard.

Tetapi saat ini dengan teknologi yang ada, memungkinkan seseorang memiliki kemudahan membuat computer dengan sistem overclock. Misalnya seseorang ingin memacu computer lebih cepat bekerja dengan processor yang lebih murah untuk menyamai computer yang memiliki processor lebih cepat dan mahal. Misalnya mengunakan processor seharga 1 juta akan memiliki kecepatan processor seharga 2 juta.

Ada juga tujuan khusus yang menjadi trend setelah pada tahun 2000 misalnya untuk aplikasi game. Dengan melakukan overclock , sebuah computer akan lebih cepat dan lebih nyaman dinikmati karena lebih cepat. Dengan overclock semua perangkat akan meningkat walaupun terkadang tidak murah
Fungsi dari overclock sekarang ini adalah tujuan paling umum bagi pengemar PC. Karena tersedianya perangkat tambahan semuanya telah tersedia, serta dukungan oleh perusahaan mainboard untuk memasukan sistem overclock pada BIOS. Dibandingkan tahun 2000, ketika itu belum banyak perangkat khusus untuk overclock. Dan terbatasnya perangkat seperti memory, mainboard dan heatsink yang tidak selengkap saat ini.

Bagaimana melakukan overclock.
Melakukan overclock sebenarnya melakukan setup kecepatan clock speed dari sebuah processor. Apakah bentuknya sebagai processor , atau sebuah VPU ( VGA), ataupun clock speed dari chip-set mainboard.

Intinya, overclock adalah meningkatkan kecepatan clock speed. Misalnya VGA dengan kecepatan core 400Mhz dicoba ditingkatkan menjadi 450Mhz untuk mendapatkan tampilan gambar lebih baik. Procesor dari bus 200Mhz ditingkatkan menjadi 250Mhz agar kinerja proses rendering gambar dan aplikasi game lebih nyaman. Atau meningkatkan core chip-set untuk mendapatkan bandwidth lebih besar dari produk aslinya.

Contoh saja bila processor dengan kecepatan 1.6Ghz dengan bus 100Mhz, artinya processor bekerja pada kecepatan 16X100Mhz akan menghasilkan kecepatan processor 1600Mhz atau 1.6GHz. Dengan merubah bus FSB pada option BIOS misalnya dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer akan bekerja dengan kecepatan 2.1GHZ atau 16X133Mhz yang menghasilkan kecepatan 2.1Ghz atau 2.128Mhz. Apakah sedemikian mudah melakukan overclock. Betul, hanya dengan cara inilah computer dapat dipacu dan sedemikian mudahnya seseorang melakukan overclocking.

Berapa mahal dari biaya overclock.

Biaya overclock bisa bervariasi dari tanpa biaya sampai mampu menghabiskan uang anda. Tergantung apakah keinginan untuk melakukan kegiatan overclock. Bila anda melakukan overclock sebuah computer yang tidak terlalu tinggi, misalnya dengan mempercepat laju processor menjadi 10% atau 20% lebih cepat. Mungkin anda tidak memerlukan biaya tambahan. Perubahan hanya dilakukan pada BIOS saja.

Contoh anda mengunakan procesor 1.6Ghz, lalu memacu menjadi 2.1Ghz. Dengan heatsink standard, pada kecepatan tersebut masih diposisikan aman bagi computer dan dapat dilakukan dengan mudah.
Tetapi bila dilakukan overclock cukup tinggi, misalnya diatas 25%, umumnya akan muncul kendala yaitu processor menjadi lebih panas. Karena disain heatsink standard sebagai pendingin processor dibuat terbatas untuk kecepatan tertentu dengan putaran fan tertentu juga, membuat keterbatasan heatsink untuk meredam panas. Kendala pada kasus panas processor dapat diperbaiki dengan menganti heatsink non standard. Dengan heatsink non standard maka processor terhindar dari hang atau malfunction karena terlalu panas ketika bekerja. Atau dapat juga dibantu pada sirkulasi udara didalam untuk memperbaiki sistem pendingin didalam case computer.

Kenapa panas menjadi momok menakutkan untuk kegiatan overclock. Dengan peningkatan kecepatan, dampak akan membuat processor menjadi panas. Secara tidak langsung, semakin tinggi kecepatan processor bekerja, maka daya power juga semakin besar. Dampaknya selalu kembali pada panas yang ditimbulkan dari chip procesor.

Lalu dimana tingkat kemahalan dari kegiatan overclock. Bila anda melakukan overclock pada processor saja, tanpa memperbaiki perangkat lainnya. Hal ini dapat dikatakan murah. Tetapi bila anda berkeinginan mengoptimalkan seluruh perangkat yang ada, termasuk memory, mainboard premium, VGA top-end, power supply, pendingin bahkan case yang khusus di disain untuk overclocking. Disitulah nilai mahal yang harus diberikan, karena perangkat khusus yang disediakan untuk overclock memang memiliki kelebihan tersendiri. Dengan perangkat khusus tersebut, tentu anda mengharapkan performa sebuah computer yang berbeda dari computer standard. Bahkan sebuah computer dengan tingkat hardware paling optimal memiliki nilai yang hampir sama seperti membeli sebuah PC dengan harga 2 buah PC standard.

Mungkin ada pertanyaan yang timbul, mengapa overclock menjadi mahal, jika memungkinkan seseorang membeli processor lebih cepat. Pertanyaan ini dapat dijawab dengan mudah. Tujuan overclock bukan saja membuat processor menjadi lebih cepat. Satu alasan yang paling dominan adalah peningkatkan ketika memacu processor diatas batas normal. Dengan peningkatan kecepatan processor juga meningkatkan kecepatan bandwidth baik memory, tranfer data pada chip-set ke procesor serta tampilan pada VGA juga ikut meningkat.

Dengan melakukan overclock, maka akan hasil bandwidth tinggi bagi sebuah computer. Bila anda mengunakan processor berkecepatan 200Mhz dengan memory jenis PC3200, hasilnya akan berbeda bila processor di-overclock dengan 250Mhz dan menganti jenis kecepatan memory dengan PC4000 agar dapat mengimbangi kecepatan bus internal dari procesor dan chip-set.

Kenapa bandwidth diperlukan, anda dapat membayangkan sebuah jalur lalulintas tol dengan kecepatan maksimum 200KM/perjam. Artinya setiap kendaraan dapat berlalu lalang maksimum 200KM/jam. Bila ditingkatkan menjadi 250KM/jam maka kecepatan kendaraan akan lebih cepat sampai ketujuan. Anggapan bahwa data dari computer harus melewati jalur seperti jalan tol. Maka setiap data yang digambarkan sebagai kendaraan akan lebih cepat sampai ketujuan. Dan data juga dapat diproses lebih cepat karena processor yang dioverclock.

 Apa yang perlu diperlukan dipikirkan ketika melakukan overclock.
Mudah untuk membuat processor agar dapat dioverclock, tetapi dampaknya cukup luas bagi hardware lain. Bila berbicara pada computer yang ada saat ini, melakukan overclock akan berdampak bagi hardware seperti sistem I/O, VGA dan lainnya.

Mengoverclock sebuah processor beberapa MHz juga akan memacu kinerja bagian lain seperti memory, PCIe, PCI dan AGP clock. Artinya bila procesor dengan kecepatan bus 100MHz dipacu menjadi 120MHz (20%), maka kecepatan clock hardware lain juga meningkat. Demikian juga kecepatan memory akan dipacu mengikuti kecepatan processor yaitu sekitar 20%.
Banyak kesalahan terjadi bagi pemula karena tidak terlalu memperhitungkan dengan kemampuan hardware yang ada. Contoh saja memacu processor dengan dengan kecepatan 100Mhz ke 133Mhz dengan memory PC2100 (DDR200). Optimalnya untuk kecepatan processor 133Mhz lebih baik mengunakan memory PC2700 (DDR333) atau diatasnya seperti PC3200 ( DDR400).

Dengan memacu overclock pada processor terdapat beberapa hal penting
  1. Processor memiliki batas kecepatan tertentu, semakin tinggi maka semakin panas dan tidak stabil. Menghadapi panas hanya dapat dihadapi dengan sistem pendingin yang baik. Menganti pendingin jenis tertentu akan menjaga keberhasilan ketika melakukan overclock.
  2. Semakin tinggi multiplier sebuah processor akan semakin tidak stabil. Umumnya mereka yang ingin melakukan overclock mengambil inisiatif dengan jalan membeli processor bermultiplier rendah. Dengan multiplier rendah, maka kecepatan processor memiliki persentas lebih tinggi plus lebih murah. Misalnya anda mengunakan processor 2.4Ghz dengan multiplier 12 X 200Mhz akan mudah dipacu menjadi 3Gz dengan bus 250Mhz dann terjadi peningkatan 25%. Dibandingkan anda mengunakan processor 3GHz dengan bus 200Mhz dan multiplier 15 X 200Mhz yang mengharuskan bekerja pada 3.75Ghz dengan bus 250Mhz akan sulit untuk stabil bekerja
  3. Daya power untuk processor. Kita mengenal dengan overvoltage. Dengan menambahkan voltage bagi processor akan menjaga kestabilan computer. Bila overclock dilakukan pada batas wajar, overvoltage jarang dilakukan. Tetapi pada overclock yang cukup extreme, overvoltage umumnya menjadi pilihan terakhir yang diambil. Dampaknya kembali kepada point pertama yaitu semakin panasnya processor. Mengapa overvoltage dilakukan. Semakin cepat processor bekerja, semakin besar daya atau power yang dibutuhkan. Dengan menambah supply power bagi processor dengan peningkatan voltage atau overvoltage akan memberikan power yang cukup ketika processor bekerja diatas kecepatan standard. Untuk meningkatkan daya bagi procesor, pada BIOS setup terdapat option Vcore. Angka Vcore inilah yang dimainkan agar processor menjadi lebih stabil. Tetapi dampak negatif pada overvoltage adalah panas.
Dampak pada chip-set dan kestabilan hardware lain.
Setelah membahas kendala overclock processor, kita kembali melihat dasar dari bus clock pada sistem komputer. Melihat dari bagian mainboard, terdapat pembagian kecepatan yang sama agar sinkron bekerja dari tiap tiap hardware.
Melihat pembagian bus tersebut anda dapat menganalisa. Bila sebuah computer dengan kecepatan processor 100Mhz pada bus external, lalu dipacu menjadi 120Mhz. Dampaknya perhitungan clock pada device PCIe, AGP dan ISA bus juga meningkat 20% lebih cepat. Contoh saja bila sebuah VGA AGP dengan bus 66Mhz, dengan kecepatan chip-set yang dipacu 20% saja akan memaksa VGA bekerja pada kecepatan 80Mhz. Artinya akan sulit membuat VGA tetap stabil ketika memainkan game. Atau anda mengunakan harddisk jenis SATA yang sensitif terhadap perubahan, ketika melakukan overclock bisa saja menyebabkan kegagalan harddisk bekerja.
Sebelum perusahaan mainboard membuat option pengunci PCIe/AGP dan PCI, cara paling mudah adalah mencari titik aman pada clock internal. Ketika seseorang melakukan overclock, 20% mungkin malah membuat hardware tidak stabil. Tetapi meningkatkan kecepatan pada overclock 30% malah hardware berjalan normal. Titik 30% adalah titik aman yang diambil para overclock. Perhitungan titik aman tersebut berbeda beda baik pada jenis procesor yang ada.
Kendala pada peningkatan kecepatan bagi chip-set dengan overclock, saat ini bukanlah sebuah masalah. Beberapa perusahaan mainboard telah mendisain agar computer bekerja lebih stabil dengan penambahan option baru untuk pengunci dari clock hardware. Option ini berfungsi sebagai pengunci agar clock dari hardware lain tidak ikut naik mengikuti kecepatan clock processor. Ketika processor bekerja pada kecepatan non standard, maka ketiga bagian tersebut akan tetap sama bekerja seperti kecepatan standard.

Persiapan dan tahapan overclock.
Overclock adalah kegiatan trial and error atau coba coba. . Tahap paling awal adalah anda harus mengetahui dimana tempat untuk melakukan reset BIOS bila computer terkunci ketika dilakukan overcloking. Bila BIOS tidak dapat melakukan boot secara normal, maka pengembalian agar mainboard dapat berkerja kembali dengan melakukan reset pada BIOS
Hal lain adalah kesabaran. Coba melakukan peningkatan kecepatan processor secara tahap demi tahap. Melakukan peningkatan secara berlebihan hanya akan mengacaukan analisa anda. Melakukan overclock dengan perlahan akan lebih mudah berhasil, dan menganalisa sesaat apakah computer sudah dapat bekerja dengan baik. Dan coba nikmati beberapa aplikasi apakah semua sudah berjalan normal sebelum meningkatkan kecepatan processor lebih tinggi lagi.
Bila terjadi kegagalan misalkan computer mengalami hang, blue screen atau gagal menjalankan aplikasi tertentu. Kembalilah menganalisa dimana letak bagian hardware yang gagal bekerja. Penyebab kegagalan terkadang sulit terditeksi, tetapi ada beberapa bagian paling umum dari hardware yang menyebabkan computer gagal bekerja ketika dilakukan overclock.

Beberapa bagian yang sering menyebabkan kegagalan karena overclock :
  1. Memory umumnya paling dominan. Ketika overclock terjadi, bagian memory harus mengimbangi kecepatan processor. Mengatasinya, mengunakan memory khusus untuk overclock, atau mengunakan memory diatas spesifikasi standard. Atau mencoba menurunkan latency memory agar tidak terlalu cepat bekerja.
  2. Panas yang berlebihan terjadi pada processor bila mengunakan heatsink standard. Beberapa mainboard dan processor memiliki sistem proteksi bila batas panas dari processor terlewati
  3. Kekurangan daya pada processor karena mainboard atau power supply yang tidak memadai. Kejadian yang muncul adalah computer yang sedang bekerja mendadak mati dengan sendirinya atau melakukan restart atau bahkan hang.
  4. Kemampuan mainboard yang tidak menunjang, atau tidak di disain untuk overclocking
  5. Kemampuan perangkat hardware lain tidak mampu bekerja pada kecepatan overclock
Bagian yang paling penting pada overclock adalah memory dan power supply.
Beberapa tahun lalu anda pasti pernah mengenal memory jenis SDRAM dengan kecepatan PC100, PC133 dan PC150. Saat ini perkembangan kecepatan memory DDR dibagi dengan PC2100, PC2600 dan PC3200. Dan jenis DDR2 juga dibagi lagi menjadi PC4300, PC5400 dan selanjutnya. Dan terakhir teknologi dual channel agar memory memberikan bandwidth lebih besar dengan 2 buah modul memory yang harus dipasang bersama sama.

Kita ambil contoh Pentium III dengan kecepatan 500Mhz bus 100Mhz. Untuk mengoverclock menjadi 667Mhz maka computer harus dilakukan setup dengan bus 133Mhz. Dan memory dari standard PC66/PC100 harus diganti dengan PC133 dan PC150.

Bila anda mengunakan jenis Pentium 4 1.6Ghz dengan memory DDR dan bus 100Mhz maka computer cukup mengunakan PC2100. Tetapi dengan kecepatan overclock dari 100Mhz menjadi 133Mhz maka computer idealnya mengunakan memory berkecepatan PC2700/DDR333.
Pilihan dari kecepatan memory sebenarnya bukan masalah ketika mengoverclock processor. Hanya untuk mengoptimalkan kinerja computer, diperlukan sebuah kemampuan memory juga. Bila tujuan overclock untuk memaksimalkan seluruh kinerja sebuah computer maka kecepatan memory menjadi adalah hal yang mutlak .

Sebagai contoh, mengunakan processor berkecepatan 200Mhz dengan dual channel memory untuk optimalnya memiliki kinerja pada memory dengan DDR memory berkecepatan DDR PC3200. Apakah memory berkecepatan PC2700 atau PC2100 tidak dapat digunakan. Jawabannya : tetap dapat digunakan. Beberapa mainboard saat ini sudah memasukan option multiplier atau pembagian bagi kecepatan memory dengan processor. Dengan menurunkan kecepatan multiplier memory maka computer dapat mengunakan kecepatan memory lebih rendah

Dampak menurunkan multiplier memory tentu bertentangan dengan tujuan overclock. Disatu sisi kecepatan processor meningkat, disisi lain yaitu kecepatan memory menjadi menurun. Apakah yang terjadi jika kecepatan memory diturunkan. Tentu bagian memory hanya menghasilkan bandwidth lebih rendah atau memiliki kecepatan tranfer lebih rendah karena rendahnya clock yang dikurangi. Pada sisi processor atau CPU sedang bekerja cepat, disisi memory malahan terjadi kelambatan pada tranfer data antara processor ke memory. Hasilnya tentu menjadikan performa computer sedikit lebih rendah
Pemakaian multiplier memory hanya berguna bila memory tidak sanggup bekerja terlalu tinggi ketika processor dilakukan overclock. Sebagai contoh anda mengunakan jenis DDR PC3200 jenis standard yang ada dipasaran. Dengan peningkatan kinerja processor dengan overclock, umumnya terjadi kegagalan pada memory. Karena memory tidak mampu bekerja diluar batas kecepatan standard. Pilihannya adalah menurunkan kecepatan multiplier 1 step dari kecepatan yang ada.

Sebagai contoh pada gambar dibawah ini. Dengan kecepatan processor berFSB 200Mhz maka kecepatan memory standard akan dipacu pada 200Mhz X 2 = DDR400 atau sama dengan kecepatan PC3200. Melakukan overclock processor 10% saja dari kecepatan standard processor maka dibutuhkan kecepatan memory pada kecepatan DDR440. Bila memory tidak mampu bekerja pada kecepatan DDR440, pilihannya dengan menurunkan kecepatan multiplier 1 step dibawahnya. Sehingga memory akan bekerja pada kecepatan 365Mhz atau hampir sama seperti kecepatan PC2700. Karena memory memiliki kecepatan DDR400, dengan kecepatan 365Mhz masih dapat diterima atau dibawah kecepatan standard memory.

Keinginan yang umumnya hendak dicapai oleh para gamer.
Keinginan seseorang memiliki computer lebih cepat tidak lepas dari hardware pendukung yang ada. Saat ini sudah banyak memory jenis premium dipasarkan. Pilihan mengunakan memory jenis Premium memang tidak mudah. Selain lebih mahal, memory dengan performa lebih tinggi dibandingkan memory standard memiliki keistimewaan tersendiri.

Kami sempat menanyakan pada sebuah produsen memory terbesar saat ini. Mengapa dibuat memory jenis premium (untuk overclock) dan standard. Jawaban dari mereka sederhana.

Chip memory dibuat dengan beberapa model :
Pertama adalah memory standard yang banyak dijual dipasaran. Memory standard ditujukan pada end user. Umumnya chip memory standard dijual lebih murah dan dirakit kembali menjadi memory module. Atau sudah dirakit menjadi memory module dan dijual ke perusahan computer untuk digunakan pada computer branded. Jenis memory standard diproduksi masal dalam jumlah banyak sehingga biaya produksi lebih murah.

Jenis kedua adalah memory yang dijual khusus. Biasanya memory yang dijual khusus diperuntukan bagi perusahaan memory ternama. Perusahaan dengan merek memory tertentu memproduksi module memory dan diberikan label merek dari perusahaan pembuat module memory. Umumnya memory dengan merek tertentu sudah memiliki jaminan terhadap kompatibel diberbagai hardware. Jadi yang ditekankan adalah kompatible pada hardware yang ada di pasaran.

Ketiga adalah memory berdasarkan pesanan untuk jenis Premium. Perusahaan pembuat memory hanya membuat memory jenis Premium yang dipesanan dari perusahaan OEM/merek perusahaan memory tertentu dalam jumlah besar. Karena dibuat berdasarkan pesanan, walaupun memilik jumlah besar tetapi tetap mahal karena memiliki kualitas. Memory Premium memang dibuat dengan biaya ebih mahal. Selain memiliki daya tahan lebih tinggi, kemampuan memory Premium tidak akan pernah didapat pada memory standard dan hampir tidak pernah dijual langsung oleh pembuat memory itu sendiri. Kriteria dari memory Premium memang lepas dari kebutuhan memory standard. Biasanya dipasarkan dengan tingkat latency rendah, atau memiliki kemampuan bekerja pada clock tinggi. Khusus bagi para gamer, lebih memilih memory jenis premium. Jenis memory premium umumnya memiliki ketahanan lebih tinggi.

Manfaat ganda juga didapat dengan memory premium. Saat ini ada 2 pilihan antara memory premium ber-latency rendah dengan ketahanan clock standard dan memory premium yang mampu bertahan pada kecepatan clock tinggi tetapi berlatency tinggi.

Untuk mengunakan memory dengan kemampuan clock tinggi, lebih ideal digunakan pada overclock. Tetapi memiliki kelemahan dengan latency tinggi misalnya dinamai dengan PC4400 berlatency 2.5-3-3-6, sehingga computer terlihat kurang responsif. Tetapi pada memory yang memang lebih mampu bertahan pada clock tinggi dan mampu menerima voltage diatas standard (kami sebut VDIMM). Pilihan ini memang harus diambil, karena hanya jenis memory khusus inilah yang mampu mengimbangi kebutuhan tranfer data antara memory dengan processor.

Kebalikannya adalah memory premium ber-latency rendah. Memory jenis ini memiliki fungsi ganda. Bila menginginkan sebuah computer dengan overclok tidak terlalu tinggi disarankan tetap mengunakan memory ber-latency rendah misalnya 2-2-2-6. Computer terlihat lebih responsif, karena memory begitu cepat bekerja dibandingkan memory dengan clock tinggi dan memiliki latency tinggi. Disamping efek respon yang baik pada memory ber-latency rendah, pemakaian overclock masih dimungkinkan asalkan tidak melebihi batas dari kemampuan maksimum memory. Dengan memainkan latency lebih tinggi pada memory ber-latency rendah, masih memungkinkan memory bekerja pada clock yang lebih besar. Misalnya PC3200 dengan latency 2-2-2-5 pada kecepatan 200Mhz, masih mampu bekerja pada 250Mhz dengan latency 3-3-3-6. Pilihannya terletak pada sipemakai, apakah membutuhkan ketahanan memory pada tingkat clock tinggi atau ingin mempertahankan kemampuan memory agar lebih responsif bekerja.

Memilih kecepatan memory yang mana, latency atau speed memory:
Ada 2 cara memilih memory untuk overclock. Tetapi sebelum memulai memilih kita melihat dulu memory standard yang dijual dipasaran.

Memory standard dari berbagai merek tetapi bukan kelas premium, umumnya bisa saja digunakan untuk overclock. Tetapi untuk optimal kinerja computer ketika dioverclock, jangan pernah mengunakan memory kelas standard. Jawabannya, karena kecepatan memory standard adalah standard. Bila processor dipacu sedikit lebih tinggi, kondisi memory akan tidak stabil. Bahkan hanya meningkatkan kinerja processor 10Mhz saja akan sulit. Kecuali anda memang tidak mengoptimalkan kinerja hardware yang ada. Pilihan memory standard dapat dilakukan.

Pilihan paling penting pada kelas memory premium. Sebagai contoh, anda mungkin pernah melihat memory DDR dengan tulisan PC3200 dan non standard seperti PC3500, PC4000 dan seterusnya. Lalu dimana perbedaan memory premium tersebut, mengapa begitu banyak pilihan yang ada. Kembali kebutuhan anda, bila melakukan overclock anda sebaiknya mengunakan memory non standard. Untuk standard JEDEC pada DDR1 adalah PC2100, PC2700 dan PC3200. Diluar itu adalah memory non standard. Untuk kelas premium memory PC3200 umumnya memiliki tingkat latency rendah. Semakin rendah semakin mahal. Mengapa dibutuhkan memory dengan latency rendah dan apa manfaat dari latency rendah. Karena timing lebih rendah, maka respon memory dalam mentranfer data juga lebih cepat. Akibatnya memory jenis ini sangat nyaman digunakan, misalnya Windows menjadi lebih responsif dan cepat.

Posisi memory non standard kelas premium seperti PC3500 dan diatasnya, umumnya memiliki latency lebih besar dibandingkan memory berkecepatan standard PC3200 premium. Mengapa memory non standard lebih umumnya memiliki latency lebih tinggi. Karena dengan melakukan overclock, kecepatan memory dengan latency tinggi lebih stabil. Sedangkan memory standard PC3200 kelas premium akan lebih sensitif walaupun kita sudah melakukan setup pada BIOS untuk memory dan menurunkan seperti memory berlatency tinggi.

Untuk mudahnya, kita dapat menghitung berapa besar overclock yang akan dilakukan dan memilih memory yang kita inginkan. Sebagai contoh anda mengunakan procesor dengan internal bus berkecepatan 200Mhz, maka pilihan adalah DDR400 atau PC3200. Bila anda mengunakan memory untuk overclock diatas 250MHz, sebaiknya mengunakan memory kelas PC4000 atau lebih tinggi. Karena kecepatan 250MHz mengharuskan kinerja memory pada kecepatan 500MHz atau hampir setara dengan PC4000.

Kenyamanan overclock dengan power supply bermutu (kelas premium)
Terakhir adalah kemampuan dari power supply. Power supply premium memiliki tingkat efisiensi tinggi serta proteksi baik sebagai fungsinya sebagai power supply maupun keamanan bagi perangkat computer.

Power supply bermutu (kelas premium) memiliki beberapa fitur seperti overvoltage, overload, short protection dan sebagainya. Sistem proteksi pada output voltage sangat penting. Ketika power supply mengalami kelebihan beban, umumnya voltage output akan meningkat. Pada posisi membahayakan, maka power supply akan mematikan dirinya agar menjaga perangkat yang ada tidak mengalami overvoltage.
Sistem proteksi ini dibutuhkan bagi para overclock agar harta didalam computer aman. Bila anda pernah menemukan sebuah mainboard dan procesor terbakar karena power supply terus saja memberikan supply daya ke computer. Itu adalah salah satu dampak dari kelemahan sistem power yang digunakan.

Hal tersebut mungkin jarang terjadi pada pemakaian power supply bermutu . Tentunya akan konyol bila seseorang mengunakan power supply standard seharga 300 ribu, tetapi dipasangkan pada seperangkat hardware yang harganya diatas 10 juta rupiah.

Tetapi bagian terpenting adalah tingkat power efisiensi dari power supply. Pada power supply dikenal dengan power efficiency / efisiensi power (power factor) sebagai perbandingan input dan output. Input adalah daya yang dibutuhkan oleh power supply dari sumber listrik, sedangkan output adalah daya DC yang dikeluarkan oleh power supply dari beban sebuah computer.

Apakah arti dari power effisien itu. power effisien adalah perbandingan antara pemakaian input dengan hasil output yang dihasilkan. Bila sebuah power supply memiliki power ratio 50%, artinya 50% power output dihasilkan dari 100% input. Sebagai contoh, sebuah power supply dengan daya 300W dengan ratio 50% maka maksimum output yang dihasilkan adalah 150W.

Saat ini sudah banyak produsen power supply jenis premium. Power supply jenis premium umumnya memiliki tingkat power effisien sampai 65-85%. Artinya daya yang dikeluarkan lebih efisien dibandingkan sebuah power supply standard. Dengan label 400W dan power efisien 75%, artinya output power yang dapat diberikan ke perangkat hardware mencapai tingkat maksimal 300W DC dengan kebutuhan daya listrik 400W AC. Dengan melakukan overcloking baik VGA maupun Processor, kebutuhan daya akan meningkat. Ada baiknya anda melihat kembali berapa kemampuan power supply terhadap beban hardware. Menyediakan power supply standard dan tingkat power effisien rendah hanya akan memboroskan daya listrik dan mengacaukan analisa anda ketika melakukan overclock.

Dengan artikel diatas, diharapkan pembaca sudah mengenal lebih jauh tentang hardware khususnya untuk pemakaian overclocking. Diharapkan juga anda tidak menganggap bahwa overclock adalah sebuah kegiatan gila yang beresiko. Siapapun dapat membuat sebuah computer lebih cepat dari standard. Overclock bukanlah kegiatan untuk merusak hardware, tetapi hanya meningkatkan performa computer agar bekerja lebih baik.

Overclock tidak hanya bertujuan untuk membeli processor murah untuk menghasilkan kecepatan yang sama dengan processor yang lebih cepat dan mahal. Tetapi memaksimalkan perangkat seluruh harware yang ada, untuk bekerja semaksimal mungkin. Dampaknya, sebuah computer impian anda yang lebih nyaman, lebih cepat, dan lebih responsif agar dapat dinikmati.

Sumber: Obengware
Read more »